fbpx
was successfully added to your cart.

PENERAPAN K3 DI RUMAH SAKIT, KLINIK DAN PUSKESMAS

K3 RS Accelera safety MJPRO

Apakah K3 itu? K3 atau keselamatan dan kesehatan kerja adalah upaya untuk memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan bagi tenaga kerja melalui pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang berlandaskan pada identifikasi dan pengendalian bahaya di tempat kerja, yang digemakan melalui promosi kesehatan, pengobatan dan rehabilitasi. Berdasarkan sumber informasi WHO pada tahun 1995, menagatakan bahwa kesehatan kerja bertujuan untuk peningkatan dan pemeliharaan derajat kesehatan fisik, mental dan sosial yang setinggi-tingginya bagi semua jenis pekerjaan di segala aspek, termasuk di klinik, rumah sakit dan Puskesmas. Pekerjaan dapat menimbulkan berbagai permasalahan kesehatan bagi tenaga kerja/tenaga kesehatan dan risiko pekerjaan masuk dalam sepuluh urutan terbanyak penyebab penyakit dan kematian. Di rumah sakit, Puskesmas dan klinik yang merupakan tempat pengobatan bagi berbagai individu dengan berbagai macam penyakit menjadi tempat yang memiliki tingkat risiko penyakit dan kecelakaan akhibat kerja yang tinggi. Salah satu bentuk promosi dan memperlengkapi tenaga kesehatan mengenai K3 di rumah sakit adalah dengan memberikan sosialisasi rutin dan Pelatihan K3 Rumah Sakit yang memiliki stadar nasional, dalam hal ini perlu adanya sertifikasi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang, seperti salah satunya Kementerian Ketenagakerjaan (KEMNAKER RI).

Beberapa isu penting yang penting untuk diperhatikan dan segera mendapat tindak lanjut yang serius adalah keselamatan dana kesehatan pasien dan pengunjung, petugas kesehatan, aspek keamanan bangunan dan kesehatan lingkungan. Promosi tentang kesehatan perlu terus ditingkatkan tidak hanya bagi pasien dan pengunjung, tetapi juga bagi tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit, klinik, Puskesmas dan organisasi lainnya yang berhubungan dengan kesehatan seorang individu. Bagi tenaga kesehatan, sangatlah perlu dilakukan pemeriksaan untuk tiga aspek yaitu pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja, pemeriksaan kesehatan berkala dan pemeriksaan kesehatan khusus.

Step SMK3 RS Accelera Safety MJPRO

Gambar 1. Langkah-Langkah Penerapan SMK3

Sama halnya dengan tindakan pemeriksaan bagi pasien, hal-hal berikut ini juga berlaku bagi tenaga kerja/tenaga kesehatan, yaitu:
Suatu proses pelayanan pasien yang aman terdiri dari:
1. Asesmen risiko
2. Identifikasi dan manajemen risiko
3. Pelaporan dan analisis insiden
4. Tindak lanjut dan solusi untuk meminimalkan timbulnya risiko

Faktor Bahaya K3 RS Accelera Safety MJPRO

Gambar 2. Faktor Bahaya K3 Di Rumah Sakit

Pada prinsipnya, penerapan K3 di rumah sakit, klinik dan Puskesmas terdiri dari:
1. Bagi rumah sakit: meningkatkan mutu pelayanan dan mempertahankan kelangsungan operasional rumah sakit dan meningkatkan citra rumah sakit.
2. Bagi karyawan rumah sakit: melindungi karyawan dari Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan mencegah terjadinya Kecelakaan Akibat Kerja (KAK)
3. Bagi pasien dan pengunjung: mutu layanan yang baik dan kepuasan pasien dan pengunjung

Pada dasarnya dapat disimpulkan bahwa SMK3 di rumah sakit, klinik dan Puskesmas wajib memperhatikan lingkungan kerja aman, sehat dan nyaman baik bagi tenaga kerja, pasien, pengunjung ataupun masyarakat di sekitar rumah sakit, klinik, Puskesmas, laboratorium dan tempat-tempat kesehatan lainnya. Pengelolaan K3 di rumah sakit, klinik dan Puskesmas dapat berjalan dengan baik bila ada komitmen pimpinan puncak atau Direktur. Perlu pemahaman, kesadaran dan perhatian yang penuh dari segala pihak yang terlibat di rumah sakit, klinik dan Puskesmas, sehingga apa yang diharapkan terkait aspek-aspek K3 tersebut dapat tercapai.

accpelatihan accpelatihan

Author accpelatihan accpelatihan

Perusahaan Jasa K3 (PJK3) Accelera Safety yang bergerak di bidang Sertifikasi K3 KEMNAKER RI, Standarisasi ISO dan Distributor Alat Kesehatan.

More posts by accpelatihan accpelatihan
error: Content is protected !!
WhatsApp chat